Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

Niat Menikah

Niat Menikah Dalam kitab Fathul Mu'in disebutkan tentang niat untuk menikah: فتح المعين (3/ 272) ويسن أن ينوي بالنكاح السنة وصون دينه وإنما يثاب عليه إن قصد به طاعة من نحو عفة أو ولد صالح Dan disunnahkan berniat dengan nikah itu karena sunnah dan memelihara agamanya, dan hanyalah dia diberi pahala atasnya jika dia meniatkan dengannya ketaatan dari seumpama menjaga diri dari maksiat atau mengharapkan anak yang shaleh Kemudian dalam kitab I'anat ath-thalibien diperjelas lagi hal ini sebagai berikut: إعانة الطالبين (3/ 273) ( قوله ويسن أن ينوي بالنكاح السنة ) أي اتباعها  وقوله وصون دينه أي وينوي حفظ دينه أي والنسل الصالح وتكثير أتباع النبي صلى الله عليه وسلم ( قوله وإنما يثاب الخ ) هذا يغني عنه قوله ويسن أن ينوي الخ فالمناسب والأخصر أن يجعله تعليلا لما قبله بأن يقول لأنه إنما يثاب عليه بالنية Dan disunnahkan berniat dengan nikah itu mengikut sunnah dan meniatkan menjaga agamanya dan mendapatkan keturunan yang shaleh dan memperbanyak pengikut Nabi shallallaahu ...

Jangan memceritakan urusan rumahtangga kepada orang lain

Jangan pernah membuka sesuatu yg tidak baik yang telah Allah tutup dengan rapat Aib orang yg tak ada hubungan sama sekali bahkan tak kenal saja kita diwajibkan menutupnya rapat2 apalagi kalau itu adalah aib antara suami isteri dalam berumahtangga. Bahkan suami isteri yg telah berpisahpun hendaklah menutupi aib masing2 sewaktu masih berumahtangga, apalagi yg masih satu biduk dalam rumahtangga. Rahasia itu adalah amanah Tuhan yg harus dijaga sebaik2nya. Bahkan cecak dan nyamuk beserta semutpun tak boleh mendengar dan mengetahuinya. Rasulullah bersabda: ((ومن ستر مسلما ستره الله يوم القيامة)). متفق عليه "Siapa yg menutupi aib seorang muslim maka Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat" Imam al Baghawi dalam kitab tafsirnya Ma'alimut Tanzil ketika menafsirkan kallimat yg ada dalam surah Annisa ayat 34 : فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْب Bahwa salah satu tafsirnya adalah hendaknya mereka menjaga rahasia suami mereka. Kemudian Al Alusy dalam t...

Kisah isteri shalehah seorang teman

Seorang teman kuliah ketika baru akad nikah dan mengadakan walimah pernah ditanya oleh isterinya: "apakah jika kita meninggal, yang hadir dan datang akan sebanyak ini"? Ah ... Sebuah pertanyaan yg menohok dan sangat mendalam yg ditanyakan seorang isteri di saat puncak kebahagiaan di awal pernikahan. Pertanyaan dari seorang isteri shalehah di awal bahtera kehidupan. Seorang isteri yg punya visi yg jauh memandang ke depan. Seorang isteri yg lebih mementingkan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. Karena yakin akhirat lebih penting dan lebih utama dari dunia. Seorang isteri yg punya ilmu tentang hari akhir. Seorang isteri yg mendalami dan menghayati penghujung surah Al A'la. Yang dia tanyakan bukanlah tentang berapa banyak anak yang akan kita punya. Sebesar dan seindah apa rumah yg akan kita bangun dan kita bina. Mobil mewah seperti apa yg akan kita beli dan kita miliki. Destinasi wisata mana saja yg akan kita tuju dan kunjungi. Investasi apa yg akan kita rencanak...